Langsung ke isi
Semua tulisan

Panduan· 4 menit baca

Kategori pengeluaran bulanan: daftar 15 pos dan biaya tak rutin

Daftar 15 kategori pengeluaran bulanan, dari makan dan transportasi sampai cicilan, plus cara menghitung biaya tak rutin: total setahun dibagi 12.

Kategori pengeluaran bulanan bisa dibagi jadi 15 pos, mulai dari makan dan minum, transportasi, tagihan dan listrik, sampai cicilan. Daftar lengkapnya ada di bawah. Yang paling sering terlewat adalah biaya yang tidak datang tiap bulan, seperti servis motor atau kado.

Total pengeluaran bulanan rumah tangga adalah belanja rutin, ditambah setoran untuk biaya yang tidak datang tiap bulan. Biaya seperti servis motor atau kado dihitung untuk setahun, lalu dibagi 12. Kalau yang dihitung hanya belanja rutin, angka bulananmu terlihat lebih kecil dari aslinya.

Daftar kategori pengeluaran bulanan

Daftar ini memakai 15 kategori pengeluaran di Jurnool. Contoh isinya disusun untuk artikel ini, jadi sesuaikan dengan pengeluaranmu.

  • Makan & minum: makan di rumah, makan di luar, dan pesan antar.
  • Kopi & jajan: kopi, camilan, dan minuman di sela kerja.
  • Belanja harian: sayur, lauk, beras, sabun, dan galon.
  • Transportasi: bensin, parkir, tol, ojek, dan servis kendaraan.
  • Belanja pribadi: baju, sepatu, dan perawatan diri.
  • Tagihan & listrik: listrik, air, dan gas.
  • Kesehatan: obat, periksa ke dokter, dan kacamata.
  • Hiburan: nonton, langganan streaming, dan jalan-jalan.
  • Belajar: kursus, buku, dan biaya sekolah.
  • Pulsa & internet: paket data, pulsa, dan WiFi rumah.
  • Rumah & kos: sewa, iuran lingkungan, dan perbaikan rumah.
  • Keluarga: kiriman ke orang tua, keperluan anak, dan acara keluarga.
  • Sedekah & zakat: zakat, infak, dan sumbangan.
  • Cicilan: KPR, kredit motor, paylater, dan kartu kredit.
  • Lainnya: pengeluaran sekali lewat yang tidak cocok di pos mana pun.

Kalau pos Lainnya sudah membengkak, pecah isinya dengan cara merapikan kategori lain-lain.

Kategori yang tidak muncul tiap bulan

Kategori berikut biasanya tidak masuk daftar belanja rutin, jadi perlu dicek sendiri.

  • Servis dan perbaikan, misalnya servis motor, ganti kampas rem, atau perbaikan keran.
  • Perpanjangan dan iuran, misalnya perpanjangan dokumen atau iuran tahunan.
  • Langganan digital, yang ditagih otomatis dan nominalnya terasa kecil.
  • Transportasi harian, misalnya parkir, tol, dan ojek.
  • Kado, sumbangan, dan acara keluarga.
  • Kesehatan, misalnya obat, periksa gigi, atau kacamata.
  • Keperluan rumah yang dibeli mendadak, misalnya lampu atau peralatan dapur.

Biaya setahun dibagi 12 jadi setoran bulanan

Jumlahkan pengeluaran satu kategori selama setahun, lalu bagi 12. Hasilnya adalah nominal yang perlu kamu sisihkan tiap bulan.

Contoh: servis motor Rp 600.000 setahun, perbaikan rumah Rp 360.000 setahun, dan kado Rp 1.200.000 setahun. Totalnya Rp 2.160.000. Dibagi 12, setorannya Rp 180.000 per bulan.

Contoh ini hitungan sendiri dengan angka bulat. Angka di rumah kamu bisa jauh berbeda.

Hitung ulang sekali setahun, karena pengeluaran dan kebutuhan bisa berubah.

Rumus total pengeluaran bulanan

Total pengeluaran bulanan sama dengan belanja rutin, ditambah setoran biaya setahun, ditambah setoran biaya tak tentu. Biaya tak tentu dihitung dengan cara yang sama: perkirakan untuk setahun, lalu bagi 12.

Contoh: belanja rutin Rp 3.500.000, setoran biaya setahun Rp 180.000, dan setoran biaya yang tidak tentu Rp 250.000. Totalnya Rp 3.930.000 per bulan.

Contoh ini hitungan sendiri, bukan angka rumah tangga siapa pun. Pakai angka rutin dari catatan kamu sendiri.

Untuk menentukan setoran biaya tak tentu, lihat patokan pos dana tak terduga di budget bulanan.

Simpan setorannya di tempat khusus

Setiap bulan, pindahkan setoran ke rekening atau amplop khusus. Saat tagihan datang, uangnya sudah ada, jadi nggak perlu mengambil dari jatah belanja.

Di Jurnool, setoran ini bisa dilacak sebagai Target. Buka tab Budget, pilih Target, beri nama misalnya “Biaya tahunan”, lalu tiap bulan tulis di kolom jurnal, misalnya “nabung 180rb ke target biaya tahunan dari BCA”. Uangnya tetap di rekeningmu; Jurnool hanya mencatat progresnya.

Biaya yang tanggalnya sudah pasti, seperti iuran tahunan, bisa dibuat jadwal rutin tiap tahun di Jurnool. Jurnalnya masuk sendiri saat jatuh tempo.

Kalau setoran terasa kurang, hitung ulang angka setahunnya. Cek apakah ada biaya yang belum masuk daftar.

Cari kategori yang terlewat dari tiga sumber

Ada tiga sumber yang bisa kamu periksa untuk dua atau tiga bulan terakhir.

  • Struk dan nota belanja.
  • Mutasi rekening atau kartu.
  • Uang tunai yang habis tanpa jelas ke mana.

Catat setiap kategori yang belum ada di daftar kamu. Satu kategori yang terlewat sudah cukup untuk membuat angka bulanan kamu meleset.

Mulai sekarang, ketiga sumber itu bisa langsung masuk ke Jurnool. Foto struk di tab Jurnal, lalu pilih “Pisah” supaya tiap barang jadi jurnal sendiri dengan kategorinya. Pengeluaran tunai cukup ditulis seperti chat, lalu pilih dompet uang tunaimu di drafnya.

Pilihan Gabung dan Pisah di lembar Cek foto.
Contoh data: pilihan Gabung atau Pisah. Pisah membuat tiap barang jadi jurnal sendiri.

Mulai dari tiga kategori terbesar

Tidak perlu memasukkan semua kategori sekaligus. Mulai dari tiga yang paling besar di catatan kamu, lalu tambah satu per satu tiap bulan.

Di Jurnool, buka tab Rekap, pilih periode Bulan, lalu lihat rincian per kategori. Kamu juga bisa bertanya di kolom jurnal, misalnya “pengeluaran paling gede bln ini apa?”. Rekap dan jawabannya hanya menghitung jurnal yang sudah kamu simpan.

Angka yang jujur lebih berguna

Angka yang lebih besar dari perkiraan bukan tanda gagal mengatur uang. Itu informasi yang kamu perlukan untuk menyusun anggaran yang bisa dijalankan.

Coba di Jurnool hari ini: foto satu struk belanja terakhirmu, pilih “Pisah”, lalu simpan. Setelah beberapa minggu mencatat, buka tab Rekap dan lihat tiga kategori terbesarmu.

Cara membaca rincian per kategori ada di rekap keuangan bulanan.

Setelah total pengeluaran sebulan diketahui, hitung kebutuhan dana darurat di kalkulator dana darurat.

Sumber: artikel ini tidak memakai angka dari dokumen luar. Daftar 15 kategori mengikuti kategori pengeluaran di aplikasi Jurnool, daftar biaya tak rutin disusun dari pengeluaran rumah tangga yang umum, dan contoh hitungan dibuat sendiri dengan angka bulat.

Ditulis Tim Jurnool. Artikel ini informasi umum, bukan saran investasi atau keuangan pribadi.

Dari Jurnool

Kamu cerita, biar Jurnool yang ngitung.

Pasang Jurnool dan catat satu pengeluaran hari ini. Cuma butuh beberapa detik.

Gratis · iPhone dan Android · Bisa dicoba tanpa daftar