Tagihan jatuh tempo sebelum gajian: cara mengaturnya
Tagihan jatuh tempo sebelum gajian dibayar dari gaji yang sudah masuk. Sisihkan uangnya di hari gajian, minta tanggalnya dipindah kalau bisa, dan siapkan dana jembatan.
Tagihan jatuh tempo sebelum gajian harus dibayar dari gaji yang sekarang, bukan dari gaji berikutnya. Masalahnya ada di waktu, bukan di jumlah: uang datang di awal periode, sedangkan tagihan ini datang di ujungnya. Karena itu, uangnya perlu dipisahkan di hari gaji masuk, sebelum ikut terpakai untuk belanja harian. Tulis semua tagihan beserta tanggalnya, minta penagih memindahkan tanggal jatuh tempo kalau memang bisa, lalu tahan dana jembatan untuk hari-hari terakhir sebelum gajian.
Cara mengatur tagihan jatuh tempo sebelum gajian
- Tulis semua tagihan dengan nominal dan tanggal jatuh temponya, misalnya kos, cicilan, kartu kredit, internet, dan langganan. Tagihan tahunan yang jatuh di periode ini, seperti pajak motor, ikut ditulis. Ambil tanggalnya dari lembar tagihan atau perjanjian, bukan dari ingatan.
- Untuk tagihan yang nominalnya naik turun, seperti listrik pascabayar atau air, pakai angka tertinggi dari 3 bulan terakhir.
- Urutkan mulai dari tanggal gajian, bukan dari tanggal 1. Kalau gajianmu tanggal 25, daftarnya dimulai tanggal 25 dan berakhir tanggal 24 bulan berikutnya.
- Tandai tagihan yang jatuh tempo dalam 7 hari terakhir menjelang gajian. Di zona ini, tagihan paling rentan terlambat, sebab pada masa itu dana umumnya sudah menipis. Semakin banyak tagihan yang berada di zona tersebut, semakin krusial untuk menggeser tanggalnya.
- Tanya penagih apakah tanggal jatuh tempo bisa dipindah ke beberapa hari setelah gajian. Dengan pemilik kos, ini bisa dibicarakan langsung. Bank dan penyedia layanan punya aturan sendiri, jadi tanyakan lewat layanan pelanggannya, termasuk apakah ada biayanya dan mulai berlaku bulan apa.
- Untuk tagihan yang tanggalnya tidak bisa dipindah, pisahkan uangnya di hari gajian ke rekening atau kantong terpisah. Uang yang ditahan inilah dana jembatan.
Contoh hitungan dana jembatan
Contoh: gaji Rp 6.000.000 masuk tiap tanggal 25. Kos Rp 1.500.000 jatuh tempo tanggal 1, cicilan motor Rp 800.000 tanggal 10, kartu kredit Rp 650.000 tanggal 21, dan internet Rp 350.000 tanggal 23. Dua tagihan terakhir masuk zona 7 hari sebelum gajian, jadi Rp 650.000 + Rp 350.000 = Rp 1.000.000 dipisahkan sejak hari gajian. Tanpa dipisahkan, uang itu ikut terpakai sedikit demi sedikit, dan kekurangannya baru terasa tanggal 21. Tambahkan cadangan kalau gaji berikutnya telat dua hari: 2 × Rp 100.000 = Rp 200.000. Dana jembatanmu Rp 1.200.000. Kalau gaji datang tepat waktu, cadangan itu tidak terpakai dan tetap disimpan untuk bulan berikutnya.
Setelah kos, cicilan, dan dana jembatan, uang untuk hidup sebulan tinggal Rp 6.000.000 − Rp 1.500.000 − Rp 800.000 − Rp 1.200.000 = Rp 2.500.000. Angka ini lebih kecil dari saldo yang terlihat di hari gajian, tapi inilah uang yang benar-benar bebas dipakai. Kalau angka ini terasa terlalu kecil untuk sebulan, masalahnya ada di besar tagihan, bukan di tanggalnya. Kalau begitu, yang perlu dikurangi adalah tagihannya, misalnya langganan yang jarang dipakai. Perbarui daftarnya tiap ada tagihan baru, seperti cicilan atau langganan baru. Kalau pakai Jurnool, catat tiap tagihan sebagai tagihan rutin lengkap dengan tanggalnya. Nyalakan “Pengingat tagihan” dan pilih jaraknya, dari hari jatuh tempo sampai 2 minggu sebelumnya. Periode budget di tab Budget juga bisa dimulai dari tanggal gajian, bukan tanggal 1.
Kalau uangnya sudah telanjur kurang
Sebelum tanggal jatuh tempo tiba, hubungi pihak penagih; jangan menunggu hingga terlambat. Tanyakan mengenai kemungkinan perpanjangan waktu, serta berapa besar denda apabila telat beberapa hari. Jika dana tidak mencukupi untuk melunasi semuanya, prioritaskan tagihan dengan denda terbesar atau yang layanannya berpotensi dihentikan. Apabila pembayaran kartu kredit hanya sebatas minimum, sisa saldo tetap dikenai bunga, maka lunasi segera setelah gaji diterima. Jangan menutup tagihan memakai pinjaman baru, sebab bulan berikutnya kamu harus membayar dua kewajiban sekaligus. Pada gajian selanjutnya, tambahkan kekurangan bulan ini ke dana jembatan agar hal serupa tidak terulang.
Aturan pindah tanggal, denda, dan bunga keterlambatan berbeda di tiap penagih. Cek di lembar tagihan atau perjanjianmu, atau tanyakan ke layanan pelanggannya. Semua nominal di artikel ini contoh hitungan, bukan angka dari dokumen resmi.
Sisa uang setelah tagihan dan dana jembatan bisa dibagi per hari dengan cara menghitung jatah harian dari budget bulanan.