Suara, foto, atau ketik: pilih cara nyatet yang paling males
Kebiasaan nyatet bertahan kalau caranya nggak ngerepotin. Ini tiga cara masukin pengeluaran ke Jurnool, dan kapan enaknya dipakai.
Kebanyakan orang berhenti nyatet bukan karena nggak niat, tapi karena caranya makan waktu. Jadi pilih cara yang paling sedikit usahanya buat situasimu saat itu.
Ngomong, kalau tangan lagi penuh
Rekam pesan suara sampai 20 detik. Suaramu diubah jadi teks yang bisa kamu betulkan dulu, baru dikirim buat dibaca jadi catatan.
Foto, kalau struknya panjang
Foto struk atau nota, lalu Jurnool membaca tiap barisnya. Satu struk tetap jadi satu pembayaran dengan rinciannya, bukan belasan catatan terpisah.
Ketik, kalau lagi rebahan
Tulis seperti chat, beberapa pengeluaran sekaligus dalam satu kalimat. Nominalnya boleh ditulis dengan gaya apa pun yang biasa kamu pakai:
- "es kopi susu 18rb" dibaca Rp 18.000
- "kuota 45k" dibaca Rp 45.000
- "ayam geprek 17.000" dibaca Rp 17.000
- "roti bakar dua belas ribu" dibaca Rp 12.000
- "gaji magang 2,5jt" dibaca Rp 2.500.000
Apa pun caranya, kamu yang nyetujuin
Hasil bacaan selalu muncul sebagai draf. Cek nominal dan kategorinya, ubah kalau perlu, baru simpan. Lagi nggak ada sinyal? Catatanmu nunggu di HP dan terkirim begitu online lagi.